my article
Kini banyak rumah dijual dengan desain menarik. Belum lagi apartemen murah yang
menghadirkan hunian hijau dengan konsep desain minimalis kontemporer.
Bagi pemula karena khawatir biaya jasa arsitek atau desainer interior
rumah mahal, tak sedikit orang yang ragu dalam menggunakan jasa
konsultan arsitektur maupun interior. Kini Rumahku mengupas perihal
penggunaan jasa arsitek dan interior desainer.
Baiknya
kenali lebih dulu bahwa tugas arsitek dan desainer interior merupakan
dua hal berbeda, meski keduanya sama-sama mendesain ruang. Secara
teknis, definisi dari desain arsitektur mendesain tampak luar sebuah
bangunan, rumahm ruko, rukan, mall, sampai gedung perkantoran. Sementara
desainer interior mendesain tampak dalam sebuah ruang seperti mendesain
kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dapur, ruang kerja. Termasuk
pemilihan furniture, pemilihan warna cat dinding, lantai, plafon, pencahayaan (lighting) dalam ruang.
Itulah sebabnya untuk jasa arsitektur bisa dikategorikan menjadi 3 seperti :
1. Minimal
Kategori
minimal sendiri seperti jasa pembuatan gambar arsitektur berupa denah,
gambar tapak, dan potongan serta pengamatan lokasi/survey.
2. Sedang
Kategori sedang adalah jasa minimal ditambah dengan perspektif eksterior.
3. Penuh
Jasa
penuh meliputi kategori sedang ditambah dengan gambar sistem pipa,
gambar sistem sanitasi, gambar instalasi listrik, estimasi biaya (RAB)
rencana jadwal pembangunan (schedule kerja), dan pengawasan pembangunan.
Selain jasa arsitektur diatas, Anda bisa meminta jasa pembangunan/kontraktor dimana hal ini juga sama saja dengan meminta jasa design and build.
Lalu bagaimana perhitungannya? Tentu setiap kantor arsitek memiliki
cara menghitung jasa yang berbeda. Ada yang menghitung berdasarkan meter
persegi, jam kerja, hingga persentase. Bila di dasarkan atas
persentase, kisaran biaya arsitek (jasa penuh) berkisar 3 hingga 10
persen dari total Rancangan Aggaran Biaya (RAB). Semakin besar bangunan
Anda tentu semakin kecil nilai persentasenya. Bahkan untuk desain
bangunan besar seperti mall atau perkantoran, desain fee sering
kali kurang dari 1%. Nah, Anda tentu dapat menghitung maksimal biaya
yang dikeluarkan dengan patokan rata-rata pembangunan rumah kualitas
standard sekitar Rp 2.5 juta per meter perseginya.
Sumber artikel : www.rumahku.com
Comments